BREAKING Memuat berita terbaru...

BRI Unit Lebakwangi Kecewakan Nasabah

MERAH PUTIH NEWS 
Kuningan - Dugaan penipuan nasabah dengan harapan palsu terulang kembali kali ini terjadi di BRI Unit Lebakwangi. Seorang nasabah asal Desa Pagundan mengaku dirugikan akibat dugaan pemberian harapan palsu terkait pelunasan pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Doni Sigakole di kediamannya Selasa (07/04/2026) menyampaikan bahwa dirinya mendapat kuasa dari seorang nasabah BRI Lebakwangi untuk mengurus permasalahan tersebut.

"Saya diberi kuasa oleh warga Desa Pagundan yang merasa telah dibohongi oleh oknum mantri BRI Unit Lebakwangi. Nasabah dijanjikan bisa mendapatkan tambahan modal setelah melunasi pinjaman," ujar Doni.

Dijelaskan Doni nasabah tersebut merupakan pedagang kecil yang pada September 2023 mengajukan pinjaman KUR mikro sebesar Rp25 juta dengan jaminan sertifikat rumah. Selama 18 bulan, angsuran berjalan lancar, namun kemudian mengalami kendala keuangan hingga kredit menjadi macet.

Lalu pihak BRI mendatangi nasabah meminta untuk melunasi hutangnya dengan iming2 akan diberikan kredit baru karena tergiur akhirnya nasabah tersebut melunasinya sebesar 12 juta dengan meminjam ke sodaranya, alhasil setelah dilunasinya pihak BRI tidak memberikan kredit baru seperti yang telah dijanjikan akhirnya nasabah merasa kecewa dan mengadukan masalahnya ke lembaga pimpinan Doni.

Doni menilai tindakan tersebut berpotensi melanggar hukum karena diduga mengandung unsur penipuan. Ia mengacu pada ketentuan dalam KUHP terkait penipuan, yakni perbuatan menggerakkan orang lain untuk menyerahkan sesuatu dengan tipu muslihat atau kebohongan.

Kami akan segera mendatangi pimpinan BRI Unit Lebakwangi untuk meminta pertanggungjawaban. Jika tidak ada penyelesaian, kami akan menempuh jalur hukum dan melaporkan ke aparat penegak hukum," tegasnya.

Lebih lanjut, pihaknya juga berencana melaporkan kasus ini ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Ombudsman, serta BRI Pusat agar dilakukan investigasi dan inspeksi mendadak (sidak) ke seluruh unit BRI di Kabupaten Kuningan.

Redaksi